Tampilkan postingan dengan label My Toughts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Toughts. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2015

Freesex itu tidak merugikan!

Siang tadi gue sempet ngobrol sama satu cowok baik yang keliatannya
sih emang orang baik-baik yang ngakunya pernah juga nakal dan sempet
juga jadi 'bad boys' waktu mudanya dulu, padahal sekarang juga baru 25
tahun umurnya. Lha trus nakalnya dari jaman TK apa gimane tuh?

Obrolan sih tentang banyak hal, tapi subyeknya yah kebanyakan sih
tentang doi dan sodara-sodaranya, temen-temennya dan antek-anteknya
itulah. Yah kalo dibilang show off juga nggak sih, tapi gua rasa emang
arahnya kesitu sih. Ciegitu.
Dari sekian banyak hal yang kita obrolin ada satu hal yang agak
menggelitik nalar gue yaitu ketika dia bilang "Buat gue kalo cewek
udah pernah freesex, udah gak bereslah ujungnya. Yah intinya gua gak
suka cewek yang freesex."
Saat itu sih yang bisa gue lakukan cuman ketawa tanpa maksud apa-apa.
Tidak bermaksud menyetujui, juga gak maksud untuk kontradiktif. Di
perjalanan pulang gua coba mencerna arti kata 'free-sex' itu sendiri.
Sebenernya apa sih yang dimaksud dengan free-sex? Dan kenapa kok
kesannya free-sex itu negatif banget yah?

Kalo dilihat dari kosakatanya aja free yang artinya gratis, bebas,
tanpa syarat. Dan seks secara luas yang berarti gituan, anuan, anuin
anuan si anu. Yah gitulah kira-kira konco.
Dari situ aja udah bisa dilihat seks yang seperti apa yang bisa
dimasukkan ke dalam kategori free-sex, yah kalo menurut gua yah cuma
satu, masturbasi atau onani atau swalayan atau self-service. Karena
kalo menurut gua gak ada selain masturbasi yang free. Seks yang
melibatkan dua orang atau lebih itu gak ada yang bisa dibilang free
sih. Semua butul modal atau setidaknya effort lebih untuk bisa
melakukan seks dengan orang lain. Entah berlaku satu arah atau dua
arah alias take and give.
Gue kasih lo, lo kasih gue. Seperti: "gue kasih lo duit, lo kasih gue
anu.", "gue kasih lo minum ampe tepar, lo kasih gue anu.", atau yg
lebih halus deh seperti "gue kasih lo perhatian, nonton bioskop, makan
di ke'ep'ci, jalan-jalan ke Dufan, lo kasih gue anu." Semuanya butuh
modal men.. Entah itu modal lo sendiri atau kawan lo yang modalin..
"Udah lo pilih tuh ceweknya, tar gue yg bayar."
Kecuali lo lagi bengong di halte busway trus ada cewe cantik bahenol
yang kagak lo kenal, boro-boro pernah liat (pernah kebayang aja kagak)
nyamperin lo dan langsung bilang "Anuan yuk!" Sambil buka bajunya itu
mungkin bisa dibilang freesex men. Well, sex don't fall from the sky
macem cerita-cerita bokep yg pernah lo baca atau koleksi film-film
bokep lo yang ratusan giga itu men. Makanya gue bilang yang namanya
freesex itu yah onani atau masturbasi, cuma butuh ngayal sama maen
tangan doang, gak butuh keluar duit, gak butuh effort untuk modusin
tangan lo untuk mau ngocokin anu lo men. Beda lagi kalo lo butuh beli
anu-anuan karet, lubricant, atau sabun yah gak bisa dibilang freesex
lagi tuh. Kan dah ngemodal duit.. Ciegitu.

Dari situ gue mikir lagi, kenapa kok yang namanya freesex itu negatif,
padahal kan gak merugikan orang lain, ujung2nya paling lecet anuannya
kalo kebanyakan masturbasi. Hahahahay...
Ada yg bilang kalo yang namanya freesex itu yang tanpa komitmen dan
diluar nikah. Meeen.. Lo gak perlu komitmen dan gak butuh nikah sama
tangan lo dulu buat onani men. Kalo sama PSK lo musti komit, harus
pake kondom, cuma keluar sekali kalo sampe dua kali keluar bayarannya
nambah, dsb. Kalo sama cabe-cabean lo juga musti komit, jangan sampe
buang dalem ntar kalo bunting minta aborsi, jangan sampe ketauan sama
temen kalo maen cabe-cabean, cuma bisa ngaku ade-ade'an. Yaelah masa
ade kakak ngelap tisu di perut. Sama pacar juga lo musti komit, kalo
jadi bunting musti dinikahin, tau sendiri biaya nikah hari gini berapa
duit,  sedangkan yg masih blon bisa cari duit sendiri alias abegeh
cemana tuh masih pacaran dah mamah-papah ngomongnya. Yaelah tong.

Kesimpulannya adalah..

Freesex itu gak ada hubungannya sama negatif buat masyarakat.
Masyarakatnya aja yg terlalu negatif menilai tentang seks itu sendiri.
Segala sesuatu yang melibatkan dua orang atau lebih pasti ada manfaat,
resiko, dan konsekuensinya. Orang yang melakukan seks dengan orang
lain sudah pasti tau akan hal itu. Karena gak ada yang namanya
'khilaf' dalam hal seks. Ciegitu.

Rabu, 27 Maret 2013

Sometimes you had to follow your heart. You're not a machine like terminator or a doll like barbie.

Sebuah sindiran atau kritik akan terasa lebih PEDAS jika yang disindir itu sebenarnya setuju dengan sindiran itu, tapi cuma defensif aja.

Seperti orang yang berlari kencang diatas treadmill dan yang berjalan santai mendaki gunung. Which one better?

Tiap orang memang berbeda dalam menyikapi pelajaran hidupnya. Ada yang semakin lemah dan takut, dan ada yang semakin kuat dan berani.

Ketika sebagian orang sibuk membangun benteng pertahanan yang begitu kokoh, sebagian lagi sibuk menata taman firdaus di hatinya.

Walaupun kata hati kamu sering 'salah'. Tapi yah gak bagus juga ngikutin logika terus. Don't forget that you're still a human being dear.

Sometimes you had to follow your heart. You're not a machine like terminator or a doll like barbie.

Kamis, 10 Januari 2013

Kekerasan dalam hubungan (Dating Violence)?

Artikel ini juga dimuat di www.chirpstory.com

Sadar atau nggak, mungkin beberapa dari kita pernah ada yang mengalami kekerasan saat sedang menjalani suatu hubungan.

Kekerasan nggak selalu berarti melakukan kontak fisik secara verbal (memukul, menampar dan sebagainya)

Namun tindakan non verbal spt memaki dengan kata-kata kasar pun dapat dikategorikan sebagai sebuah kekerasan.

Dating Break? Apa itu?

Artikel ini juga dimuat di www.chirpstory.com

Setiap hubungan pasti mengalami masalah yang rumit. semakin lama semakin ribet, kalau ketemu kesannya hambar. Lalu, putus? #DatingBreak

Semakin lama makin "mengenal" pasangan, dan makin banyak masalah. Putus bukanlah satu2nya jalan untuk menyelesaikan masalah. #DatingBreak

Akan selalu ada masa dimana sebuah hubungan menemui masa kritisnya. Ekspektasi meningkat gak dibarengin sama "Respect." #DatingBreak

Balikan sama Mantan?

Artikel ini dimuat juga di www.chirpstory.com

Kalo menurut gua sih ngga ada tuh istilah "Balikan sama Mantan". Tapi kalau "Membuat komitmen baru dengan orang yang sama" itu mungkin.

Kamu pernah berhubungan sama orang itu, trus putus. Trus balikan lagi? Dengan orang yang sama? Kondisi yang sama? Ego yang sama? Buat apa??

No one will see you if you're not make yourself exist.



  • You don't really need someone to complete you. You only need someone to accept you completely. Because love is self acceptance. 
  • Every man should know how to control his. 
  • The way you laugh remind me of how I smile when karma do their job to you. 
  • Its not my mistake.. Its yours, expecting too much. Take it slow.
  • Don't hate me because I play it like easy. Hate yourself for being so easy to play with.

Merugilah mereka yang menua tapi tak kunjung dewasa.


  • Apapun yang berasal dari sesuatu yang tidak baik akan selalu berujung kepada ketidakbaikkan (maksiat). Tak ada pilihan lain.
  • Lakukan percepatan untuk kesuksesanmu dengan memberikan kontribusi lebih, bukan dengan hanya berteori. 
  • Selalu ada peluang baru pada setiap hal yang kamu kerjakan dengan sungguh-sungguh dan penuh kesabaran. 
  • Selalu ada kesempatan bagi yang mau membuka hatinya untuk sebuah kebaikkan. 
  • Memperjuangkan yang pantas diperjuangkan. Meninggalkan yang sering mengabaikan.
  • Merugilah mereka yang menua tapi tak kunjung dewasa. Life is short my friends. 

Senin, 09 Juli 2012

Puisi - Lemahku

Lemahku



Telaga mengering, bagai tak mungkin lagi meneteskan sarinya
Nelangsa tubuh, meracap nafas
Lemah merangsang, lelah menjamah
Tak mampu lagi ku berkata butuh


Bagai katak tak punya rawa
Ku tak mampu untuk bernyanyi
Bagai senja tak punya malam
Ku tak merasa berhak tuh bermimpi


Lantang menusuk kalbu, bagai lolongan serigala tak bertaring
Galau meragu, kelam menghitam
Tangis meratap, takut menyeringai
Tak mungkin lagi ku berharap bahagia


Bagai kemarau tak kunjung bersemi
Doa lirih melantunkan harapan semu
Bagai roda tak lagi ingin berputar
Peluh deras membanjiri lorong hampa


Meringkuk ku disini, menanti
Penantian tak berbatas, tak berpesona


Kapan bahagiaku kan tiba?
Sempatkah kau singgah di hidupku?


Aku ingin menyentuhmu,
Merasakanmu...


Aku juga hambaMu.



Puisi - Cerita Terakhir

Cerita Terakhir


Bagai senja yang teringat pada ciuman pertamanya dengan sang fajar
Mesra. Tak mampu sang waktu menghapus kehangatannya.

Bagai bulan yang terbuai pada pelukan langit malam
Setia. Tak mampu sang surya mengusik kebahagiaannya.

Bagai pantai yang terpesona pada simfoni desiran ombak
Syahdu. Tak mampu sang angin menyusupi melodinya.

Seperti itulah inginku, doaku.
Bercinta bagai dua tubuh, satu hati.
Tercipta untuk selalu bercerita, berdua.

Bukan untuk menjadi cerita legenda termasyur sepanjang jaman.
Bukan untuk menjadi dongeng romantis pengatar tidur.
Bukan untuk menjadi drama melodi yang biasa dinyanyikan orang.

Padamu hati ini kukaramkan, jauh di palung terdalam
Bersandarlah pada dermagaku, turunkanlah jangkarmu
Berhenti meragu dan terbanglah bersamaku


Puisi - Kamu

Kamu

Aku ingin kamu, aku butuh kamu
Wajahmu yang cantik, senyummu yang sejuk

Aku ingin kamu, aku butuh kamu
Pipimu yang merona, kedipanmu yang nakal

Aku ingin kamu, aku butuh kamu
Kulitmu yang halus, tingkahmu yang ceria

Aku ingin kamu, aku butuh kamu
Tubuhmu yang aduhai, aromamu yang menggoda

Aku ingin kamu, aku butuh kamu
Cuma kamu, hanya kamu, selalu kamu



Puisi - Hey, kau tahu tidak?

Hey, kau tahu tidak?


Hey angin, kau tahu tidak?

Rinduku padanya melebihi rindumu pada hujan


Hey bintang, kau tahu tidak?

Janjiku padanya melebihi janjimu pada bulan


Hey ombak, kau tahu tidak?

Hasratku padanya melebihi hasratmu pada pantai


Hey pasir, kau tahu tidak?

Tulusku padanya melebihi tulusmu pada gelombang


Hey garam, kau tahu tidak?

Rasaku padanya melebihi rasamu pada laut


Hey malam, kau tahu tidak?

Cintaku padanya melebihi cintamu pada sunyi


Hey kamu, kau tahu tidak? Puisi ini cuma untuk kamu...

Puisi - Aku bukan aku

Aku Bukan Aku



Lihatlah aku berdansa 
Perhatikan lincahnya kakiku
Mampukah kau melihat keraguanku?


Lihatlah aku berpuisi 
Perhatikan lantangnya suaraku
Mungkinkah kau menyadari artiku?


Lihatlah aku bernyanyi 
Perhatikan cerianya lirikku
Bisakah kau menikmati lirihku?


Lihatlah aku bercanda 
Perhatikan senangnya tawaku
Sanggupkah kau merasakan sedihku?


Jumat, 06 Juli 2012

Pick Up Line... Apa itu?

Daripada gajebo, mending gue share cara-cara modus (Pick Up Line) aja kali yak.. :p~


Pick Up Line itu penting untuk dipelajari. Khususnya buat para pemodus kayak gue. Karena "Ganteng" itu cuma bertahan 5 menit aja setelah kamu memulai pembicaraan sama tuh cewek, gak lebih. 


Walaupun lo gak ganteng-ganteng amat, tapi kalo lo punya Pick Up Line yang mantap, lo akan punya kesempatan lebih besar sama target lo. 


Tapi inget bro, Pick Up Line itu musti pake 'gaya' lo sendiri.. yah lo modifikasi dikit lah... 

Senin, 02 Juli 2012

10 Ciri #PlayboySejati

#PlayboySejati harus berwawasan luas. Biar ngga planga-plongo waktu diajak ngobrol.

#PlayboySejati harus memiliki pergaulan luas dan dinamis. Bukan yang cuma eksis di dunia maya.. *freakin' hobbit* 

#PlayboySejati harus orang yang bebas dan membebaskan. Bukan yang mengekang, ketakutan. Cupu ah..

#PlayboySejati bisa menggunakan dramanya dengan tepat dan efektif. Bukan dengan egonya, apalagi napsunya..

#PlayboySejati harus tahu caranya bersenang-senang. Jadi orang yg menyenangkan dan nyaman untuk diajak bersenang-senang.

#PlayboySejati harus cermat dalam memanage waktu, sikap dan dramanya. Don't trapped in your own drama.

Jumat, 29 Juni 2012

When I met Nadine...

www.nadinemerciana.blogspot.com


Okay, sedikit cerita tentang pengalaman gue kemaren.. Hari yang sangat-sangat biasa; yah seperti hari-hari lainnya aja. Bangun kesiangan masuk kantor dan twitteran sambil ngerjain beberapa design di kantor.

Sekitar jam 5.00 sore si Hedot BBM gue minta di jemput pulang kuliah jam 9.00 di kampusnya. Oke gue jemputlah ntar kebetulan ngga sibuk-sibuk amat kok di kantor. Lanjut twitteran dan browsing deviantart.com sambil BBMan.

Selasa, 22 Mei 2012

Kata Bijak, Motivasi - Update 2

Sometimes you need to be in the worst place to see the best thing in your life. Grateful is a new beginning.
(@arieidunk)


Try to be honest to your heart, because, at the end there would be no more 'Us'. Its just about 'Me' and 'You'.
(@arieidunk)


I don't care who you are, I don't care what you are, and I don't mind where you from. All I know is, I cry when you left.
(@arieidunk)



Minggu, 26 Februari 2012

Random Quotes about Life and Love

  • Think like a gambler, Laugh like a prostitute and Die like a drug user. @arieidunk
  • If you think that your life is blessed, you're right. But if you think that your life is hard, you're right. @arieidunk
  • Don't ask God to move the mountain. Ask Him to give you enough strength to climb it. @arieidunk
  • Push yourself to the limit and see if you can be limitless. @arieidunk
  • I might trust someone to know "my secret" but not "my friends secrets". I keep my friends secret just for me, not my trustworthy friend. @arieidunk

Rabu, 16 November 2011

Menilai seseorang dari Tweet?



Menurut ku, menilai seseorang hanya dari "tweet" adalah hal yang menggelikan. Karena "kepribadian" seseorang dalam dunia maya (atau dalam hal ini kita khususkan pada Twitter) bisa sangat berbeda dan bahkan juga bisa berbanding terbalik dengan kepribadian aslinya.

Jumat, 11 November 2011

"Never judge a book by its cover"


Aku lupa kapan tepatnya aku mengambil foto ini. Yang aku ingat, aku hunting foto ini bareng temenku, Ruben. Disitu aku sadar bahwa langit itu tak ada batasnya, mungkin ada tapi sepertinya hanya Tuhan yang tahu. Terdengar cukup berlebihan memang, namun itulah caraku mengagumi kebesaran-Nya.


Serupa dengan dalamnya hati manusia. Tak ada seorangpun yang sanggup menjelaskan dengan detail apa yang dirasakan oleh seseorang. Untuk itulah kita tak boleh menilai seseorang sembarangan. 

"Never judge a book by its cover" 

Yah, sepertinya peribahasa itu cukup dalam artinya. Kita ngga boleh menilai orang sembarangan, karena kita tak pernah merasakan kesusahan dan kebahagiaan tepat seperti yang mereka rasakan. Tak pernah mendapatkan cobaan seperti mereka, dan tak pernah merasakan apa yang dapat membuat mereka bahagia. Karena kita bukan mereka.